Minggu, 16 Oktober 2011

Posisi Agus “Awank” Setiawan Tidak Nyaman

SLEMAN- Kehadiran gelandang senior Persigo Gorontalo Marwan Muhammad di seleksi PSS Sleman mengancam keberadaan Agus “Awank” Setiawan di skuat utama. Pengalaman Marwan dan skillnya menjadi perhatian manajemen dan pelatih Super Elang Jawa untuk memperkuat barisan tengah musim 2011/2012.

Marwan menunjukkan kualitasnya saat uji coba sekaligus seleksi Jumat (14/10) lalu. Fisiknya yang kuat membuat eks kapten Persigo tersebut mudah memenangi bola-bola atas. Selain kemampuannya sebagai pemain yang serba bisa dan efektif bermain di posisi gelandang bertahan dan pengatur serangan.

Kehadiran pemain senior untuk melengkapi skuat pemain muda, kata Manajer Tim PSS  Rumadi memang dibutuhkan saat ini. Dan sosok Marwan dinilai tepat karena pengalamannya tak lagi diragukan. Hanya saja

Sabtu, 15 Oktober 2011

PSS Sleman gilas KKK 5-1

SLEMAN—Skuat PSS Sleman mengalahkan tim KKK Klajoran dalam laga uji coba di stadion Maguwoharjo Sleman, Jumat (14/10) sore. Satu pemain seleksi yakni Marwan Muhammad dari Persigo Gorontalo mencetak satu gol melalui tembakan dari jarak dekat.

Babak pertama pertandingan kedua tim saling serang. Keunggulan kualitas pemain PSS Sleman babak mencetak dua gol pada paruh pertama. Gol pertama dicetak Tommy Adityo melalui heading, satu gol lagi dicetak gelandang penyerang Anang Hadi setelah berhasil melewati tiga pemain lawan.

PSS Jajaki Tiga Pemain Persigo

SLEMAN (KR) - PSS Sleman menjajaki kemampuan 3 pemain asal Persigo Gorontalo dalam latihan di Stadion Tridadi Sleman, Kamis (13/10) kemarin sore. Mereka adalah Marwan Muhammad di posisi gelandang serta dua pemain yang berposisi di wing back, yakni Handri dan Dede.

PSS juga masih menyeleksi kiper asal Persiba Balikpapan Trisandi Utomo yang sudah lebih dulu bergabung dalam latihan. Sedangkan pemain asal PS Krakatau Steel Rony, sudah tidak tampak dalam latihan, kemarin.
Pelatih PSS Widyantoeo mengaku masih butuh waktu, paling tidak dua minggu untuk melihat kualitas mereka sebelum ditentukan kelayakannya. Apalagi latihan hanya dilakukan 3

Sabtu, 08 Oktober 2011

PSS Ungguli PIM 4-1

Skuad Super Elja, PSS Sleman yang dilatih coach Widiantoro menunjukkan kesiapannya turun di kompetisi mendatang. Dalam ujicoba sore tadi, Jum'at (7/10) di Stadion Maguwoharjo menghadapi PIM, PSS unggul 4-1 melalui gol yang dicetak oleh Anang Hadi, Fachrudin, Basten dan Ferry Anto.

Dibabak pertama PSS yang menurunkan sebagian skuad utamanya berhasil mengungguli PIM 3-0. Anang Hadi yang merangsek kedepan berhasil menyambut bola diagonal yang dikirim Agus Purwoko di sisi kanan pertahanan lawan. Alhasil Anang Hadi yang bebas dari kawalan lawan berhasil menyundul bola masuk kegawang untuk membuka kran

PSS Rangkul Pengusaha

SLEMAN (KR) - PSS Sleman akan melakukan tambal sulam personalia manajemen tim dalam menghadapi kompetisi mendatang dengan merangkul pengusaha. Ini dimaksudkan untuk memaksimalkan penggalangan dana setelah tidak boleh lagi menggunakan dana APBD.

“Kami akan melakukan tambal sulam personalia manajemen untuk memaksimalkan kinerja dalam menghadapi kompetisi mendatang. Kami juga akan merangkul pengusaha karena PSS harus mencari dana sendiri setelah tidak boleh menggunakan dana dari APBD,” ungkap Sekum PSS Pustopo kepada KR, kemarin.

Seperti sebagian besar klub lainnya yang selama ini menggantungkan pada APBD sebagai sumber utama

Burhanudin Tak Sabar Huni Lantai III Maguwoharjo

Saat ini, Burhanudin tinggal berada di mes Cupuwatu, Kalasan, Sleman. Ia mengaku kerepotan transportasi saat hendak latihan.

Karena itu, Burhan gembira saat Manajer PSS Sleman, Rumadi, memberinya kesempatan menempati mes di Lantai III Stadion Maguwoharjo, Sleman. Meski belum bisa menempatinya, ia akan secepatnya pindah dari Mes Cupuwatu.

"Sekitar minggu lalu Pak Rumadi menawarkan kepada saya tinggal saja di mes Maguwoharjo. Mungkin baru dalam minggu-minggu ini saya akan berada di sana," paparnya.

Pengurus PSS diminta evaluasi

SLEMAN—Indikator keberhasilan pengurus klub sepak bola yakni keberhasilan meraih prestasi yang menggembirakan. Jika tidak merasa berhasil sebaiknya diganti dengan yang lebih mampu.
   
Hal ini diungkapkan praktisi sepak bola Sleman, Harjani, Kamis (6/10) sore ketika dimintai komentarnya seputar pengelolaan klub sepak bola PSS Sleman saat ini. Menurut dia, evaluasi manajemen harus bisa menarik kesimpulan akhir, apakah selama satu musim kompetisi mereka berhasil melahirkan prestasi yang baik.
   
“Indikatornya cuma satu, berhasil apa tidak? Kalau merasa tidak berhasil, untuk apa dipertahankan?” kata dia. Kalau dilihat, selama beberapa tahun ini prestasi Super Elang Jawa,